Tun, Adakah Kematian yang Sempurna?

Tun, Adakah Kematian yang Sempurna?

Di luar, ia tangguh dan berani. Jurnalis yang tak ragu terjun di medan-medan berbahaya. Di Thailand Selatan, ia nyaris tewas akibat ledakan bom. Dalam huru-hara berdarah saffron revolution (Burma), ia bagai dihadang pisau bermata dua; diringkus junta militer atau jadi sasaran penembak jitu. Di dalam, ia rapuh sempurna. Selepas kepergian Timor, serasa tamat hidupnya, begitu gemar ia mendekati maut. Tapi, Tun menyalakan gairahnya. Cintanya pada Tun adalah nyawa bagi hidupnya yang kedua.
Sejatinya ia tak perlu jauh-jauh mencari mati, sebab tubuhnya ternyata menyimpan sebab kematian yang lebih jitu; kanker payudara. Tiba-tiba ia berbalik, berjuang mempertahankan hidup, menunggu kedatangan Tun, yang menghilang setelah prahara. Ia ingin bahagia bersama Tun. Sesaat saja.

Cover TUN

Penulis: Nita Roshita
viii + 220 halaman, 13 cm x 20,5 cm
ISBN 978-602-95360-6-5
Cetakan Pertama, April 2013

Editor:
Damhuri Muhammad
Pemindai aksara:
Reni S. Umbara
Desain sampul dan ilustrasi:
Kresnha Adhitya Zulkarnaen
Penata letak:
Fitria Agustina
Website: http://www.katabergerak.com
E-mail: katabergerak@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s