Pelesir Mimpi, Meriah di Jakarta Menyusul di Solo

“Ini merupakan pengalaman pertama saya membaca puisi,” kata Andee vokalis Antique Band selepas menyanyikan lagu  “Satu Bintang”. Lantas Andee yang juga  7 besar finalis Indonesian Idol angkatan 2008 membacakan  “Jika Cinta Beralih dari Kita”. Lagu serta puisi itu mengawali sebuah peluncuran buku puisi Pelesir Mimpi karya Adimas Imannuel di Tokove Kemang 10 Oktober lalu.

antique puisi

Kemeriahan disusul oleh kolaborasi dari Tika, Anest, dan Tiara. Salah satu lagu dari Frau dilantunkan Tika dengan suara khasnya diiringi gitar oleh Anest, lantas Tiara mendeklamasikan “Penyair di Atas Segala Penyair”. Pembacaan puisi tanpa teks ini mendapat aplause dari tak kurang tujuhpuluhan pengunjung di bawah serta di atas balkon Tokove.

tiara tike

Alih wahana dari puisi ke sebuah lagu atau apa yang disebut sebagai musikalisasi puisi tentu bukan hal mudah apalagi misalnya bagi yang biasa membuat notasi lagu terlebih dulu baru menuliskan lirik. Tapi nampaknya tidak demikian dengan Disa Tannos karena tidak lebih dari seminggu dia bisa melahirkan puisi Tuak menjadi musikalisasi yang manis. Dan di peluncuran puisi ini Disa memainkan gitarnya sendiri.

disa 1

“Dalam menerbitkan buku, Katabergerak tidak pernah serampangan memilih para penulisnya. Kami biasanya memantau karya-karya penulis itu terlebih dulu. Untuk menerbitkan buku puisi dari penulis baru misalnya, ceracau penulis di social media tidak menjadi patokan, akan tetapi paling tidak dari tulisaan-tulisan mereka di blog kita bisa membacanya. Ya, kami memang blog walker. Naskah yang kami terima lantas melalui proses kurasi yang sangat ketat, setelah itu baru proses selanjutnya” demikian penjelasan Diki Umbara ketika ditanya Andi Gunawan yang memandu acara peluncuran buku. “Buku puisi ini saya persembahkan terutama untuk ayah dan ibu saya” tutur Adimas. Ada 11 puisi yang didekasikan Adimas untuk kedua orang tuanya, dan kesebelas puisi itu terdapat di bab pertama buku antolologi tunggal Pelesir Mimpi.

crowd1

ilham aji zia ema anji

Tiga perempuan berturut-turut membacakan puisi yakni Ivonny Maria Dasilva, Rahne Putri, dan Ruth Dian Kurniasari. Suara biola mengalun dari balkon yang dimainkan Adimas lantas Ruth membaca puisi “Pelayaran Baka“. Entah khidmat atau mungkin karena grogi, suara Ruth yang parau dan seperti menahan tangis membuat suasana peluncuran menjadi hening. Selalu ada yang tidak diduga, di hampir penghujung acara Andi meminta pengunjung untuk membaca puisi. Lantas terpilihlah empat orang yang hadir yakni Ilham Aji, Ema Rachmawati, Jia Effendie, dan Erdian Aji. Masing-masing membacakan secara pararel.

ruth2

rahne3

Di ujung acara ada pembacaan puisi oleh Ipank dan acara ditutup oleh pembacaan puisi oleh penulis sendiri Adimas Imanuel. Dengan musik latar langgam Jawa, Adimas mampu menyihir pengunjung ikut berpelesir dalam mimpi. Mimpi yang bukan hanya dimiliki oleh sang penulis.

dimas2

diki dimasbukubukuSelain di Jakarta, Pelesir Mimpi telah menjadi pembahasan di Malam Puisi Semarang juga akan dirayakan di Solo.

foto: Suryo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s