Parinseja

parinseja depanJudul                  : Parinseja
Penulis               : Steve Elu
Penerbit              : Motion Publishing
Tangggal Terbit   : 13 Maret 2015
Jumlah Halaman: x + 108 halaman, BW
Jenis Cover        : Soft Cover
Dimensi (P x L)   : 13,5 X 21 cm
Kategori              : Sastra/puisi

Kata parinseja disemai sebagai judul kumpulan puisi ini  diambil dari cerita dongeng yang penulis terima dari ibu dan neneknya ketika masih kecil. Setiap malam menjelang tidur, ibu atau nenek sering menceritakan cerita-cerita dongeng yang terekam dengan sangat baik dalam ingatan penulis hingga saat ini. Salah satunya ialah dongeng tentang Parinseja. Parinseja adalah sebutan untuk perempuan atau gadis yang memiliki paras cantik dalam budaya ibu di Suku Kase Metan di NTT.

Secara ringkas, dongeng Parinseja adalah cerita tentang seorang puteri cantik yang kelahirannya tidak diterima oleh sang ayah. Sebab, ketika istrinya mengandung, yang ia harapkan saat lahir nanti adalah anak laki-laki. Tapi impiannya itu meleset. Yang lahir adalah perempuan, yakni Parinseja. Karena sang ayah tidak mengizinkan Parinseja tinggal di rumah, maka ibunya menaikkan Parinseja ke atas pohon kapuk yang ada di depan rumah. Itulah tempat tinggal Parinseja sehari-hari. Setiap pagi atau sore, saat ayahnya tidak berada di rumah, barulah ibunya memanggil Parinseja turun dari pohon itu untuk makan dan minum. Dan, perbincangan sang ibu dan Parinseja selalu dalam bentuk lagu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s